Tips menghafal pidato dalam semalam


Bagi sebagian orang, menghafal pidato adalah kegiatan yang sama sulitnya dengan memindahkan gunung. Anda pun merasa demikian? Lantas bagaimana jika Anda hanya memiliki waktu satu malam untuk menghafal pidato yang harus disampaikan keesokan harinya? Meski tidak mudah, hal tersebut tidaklah mustahil untuk dilakukan. Ada ribuan teknik mengingat yang bisa Anda terapkan, namun artikel di bawah ini sudah merangkum beberapa metode sederhana yang sudah teruji keampuhannya

1
Menghafal dengan Metode Mengulang

  1. 1
    Tulis keseluruhan isi pidato di atas selembar kertas. Jika pidato Anda tidak terlalu panjang, cobalah mengulangi prosesnya beberapa kali. Bagi sebagian besar orang, informasi yang 'direkam' secara berkala akan lebih mudah diingat dan diserap oleh otak mereka; itulah mengapa menuliskan isi pidato Anda di atas selembar kertas ampuh membantu otak Anda mengingat setiap informasi yang perlu disampaikan.[1]
  2. 2
    Ketik isi pidato Anda. Selayaknya menulis, mengetik pidato juga mampu membuat otak Anda menyerap informasi dengan memanfaatkan metode pembelajaran visual. Umumnya, mengetik informasi membutuhkan waktu yang lebih singkat daripada menuliskannya. Alhasil, Anda akan memiliki kesempatan untuk menghafal lebih banyak materi dalam semalam.[2]
    • Tidak perlu mencetak seluruh ketikan Anda.
    • Umumnya, otak manusia akan lebih mudah mengingat informasi yang ditulis dengan tangan daripada diketik.[3]
  3. 3
    Latih pidato Anda di hadapan orang lain. Sebaik apa pun Anda berlatih, adakalanya lidah Anda tetap akan terasa membeku saat harus melakukannya di hadapan banyak orang. Oleh karena itu, pastikan Anda melatih pidato yang sudah disiapkan di depan orang lain untuk mengetahui sebesar apa pemahaman Anda terkait topik yang disampaikan. Seusai berpidato, mintalah audiensi Anda memberikan kritik dan saran yang membangun; percayalah, mereka akan menyadari jika Anda berbicara terlalu cepat, terlalu pelan, atau kurang jelas sehingga sulit dipahami.[4]
  4. 4
    Rekam diri Anda ketika sedang berlatih. Jika tidak memiliki teman berlatih, cobalah merekam pidato Anda dalam bentuk video; terutama karena rekaman video mampu memperdengarkan nada suara serta memperlihatkan ekspresi wajah dan bahasa tubuh Anda. Lagi pula, rekaman tersebut bisa didengarkan kapan saja sekalipun Anda sedang melakukan hal lain.[5]
  5. 5
    Sebaiknya, jangan menghafal pidato dengan metode kata per kata. Umumnya, Anda tidak perlu menghafal setiap kata yang tercantum dalam pidato Anda; yang terpenting, pastikan Anda mengingat seluruh topik yang perlu disampaikan kepada audiensi. Luangkan waktu sebanyak-banyaknya untuk menghafal setiap fakta, data statistik penting, serta kerangka pidato secara menyeluruh untuk memastikan Anda menyampaikan seluruh informasi yang perlu diketahui audiensi.[6]

2
Menghafal dengan Metode Istana Pikiran/Memory Palace

  1. 1
    Bagi pidato Anda ke dalam beberapa kelompok kecil; masing-masing kelompok harus memuat topik yang berbeda. Setelah itu, tuliskan seluruh kelompok topik di atas selembar kertas.[7]
  2. 2
    Tentukan lokasi 'istana pikiran' untuk setiap kelompok topik. Anggap saja proses menghafal sedang Anda lakukan di rumah. Pertama-tama, Anda perlu terlebih dahulu menghitung jumlah kelompok topik yang sudah disiapkan. Setelah itu, pilih sejumlah perabot (jumlahnya harus sama dengan jumlah kelompok topik) di rumah Anda untuk dijadikan 'lokasi penyimpanan'.[8]
  3. 3
    Tentukan objek untuk mewakili setiap kelompok topik. Setelah menentukan perabot yang akan Anda gunakan sebagai istana pikiran, cobalah membayangkan objek yang relevan dengan setiap kelompok topik.[9]
    • Jika kelompok topik tersebut berkaitan dengan isu finansial, cobalah membayangkan lembaran uang rupiah.
    • Jika kelompok topik tersebut berkaitan dengan mode, cobalah membayangkan sehelai kaus.
  4. 4
    Pasangkan setiap kelompok topik dengan satu buah perabot dan satu buah objek. Dengan kata lain, ketika ingin menghafal sebuah topik, Anda hanya perlu mengingat objek dan perabot yang berkaitan dengan topik tersebut.[10]
    • Jika ingin menghafal kelompok topik mode, cobalah membayangkan tumpukan kaus yang disimpan di dalam lemari.
    • Jika ingin menghafal kelompok topik finansial, cobalah membayangkan lembaran uang yang keluar dari dalam oven.

3
Menyiapkan Diri

  1. 1
    Pastikan Anda tidur dengan cukup. Meski umumnya seseorang tergoda untuk begadang semalaman demi menyiapkan materi pidato, percayalah, kebiasaan tersebut tidak akan memberikan dampak positif untuk Anda. Faktanya, kurang tidur justru akan meningkatkan kadar stres sekaligus mengurangi kemampuan berfokus seseorang. Oleh karena itu, pastikan Anda tidur setidaknya delapan jam pada malam sebelum Anda harus berpidato.[11]
  2. 2
    Beristirahatlah. Sepadat apa pun kesibukan Anda, selalu prioritaskan kesehatan jasmaniah! Luangkan waktu untuk beristirahat dan bersantai secara rutin (misalnya, luangkan waktu untuk berjalan-jalan sore di tengah-tengah proses menyiapkan materi pidato); pastikan Anda juga tidak lupa makan dan meminum banyak air putih. Percayalah, beristirahat dengan cukup adalah salah satu kunci penting untuk menghafal pidato dengan baik.[12]
  3. 3
    Latih diri Anda untuk selalu tenang ketika berbicara. Tuliskan hal-hal yang membuat Anda takut atau cemas, lalu cobalah melawan ketakutan-ketakutan tersebut. Jika menatap mata audiensi dapat membuat Anda kehilangan fokus, cobalah memfokuskan tatapan tepat di atas kepala audiensi. Sebaiknya, berpidatolah di belakang podium atau sambil memegang mikrofon agar tangan Anda tetap sibuk. Selain itu, pelajari teknik bernapas dalam untuk menenangkan diri sebelum mulai berpidato.[13]

Tips

  • Jika Anda merasa lebih mampu menghafal pidato dengan sistem kata per kata, jangan ragu melakukannya!
  • Selagi menghafal pidato, pastikan Anda juga melatih bahasa tubuh yang sesuai untuk digunakan.
  • Latih pidato Anda di depan kaca.

Peringatan

  • Jangan menerapkan Sistem Kebut Semalam (SKS) jika tidak terpaksa. Jika Anda memiliki waktu yang lebih panjang, cobalah menyisihkan waktu beberapa jam setiap malamnya untuk menghafal materi pidato secara bertahap

Panduan sebelum memulai pidato dihadapan umum

6 Tips Sebelum Memulai Pidato di Hadapan Banyak Orang – Ada banyak kesempatan untuk berbicara di hadapan banyak orang, mulai dari berbicara di depan kelas, di depan pimpinan perusahaan, di hadapan para audiens, atau yang lain sebagainya.

Meskipun audiens dari setiap aktivitas tersebut berbeda, namun persiapan yang perlu dilakukan sebelum memulai berbicara di hadapan banyak orang tetaplah sama.

Perhatikan 6 hal berikut sebelum Anda memulai untuk berpidato atau berbicara di hadapan banyak orang.

1Menghargai Para Audiens

manajer sukses pemimpin 9 Teknik untuk Meningkatkan Keterampilan Menyampaikan Pesan

Menghadapi audiens dengan niat terbaik akan memastikan niat tersebut bisa diterjemahkan oleh mereka dengan baik.

Aturan ini berlaku sebelum dan selama Anda berpidato. Menghormati orang yang mendengarkan Anda akan membuat pidato lebih menarik dan merangsang mereka untuk terhubung dengan Anda.

Mulai dengan audiens yang tidak memiliki pengetahuan, saat Anda dihadapkan oleh banyak orang. Pastikan topik yang akan disampaikan menjadi lebih sederhana dan memungkinkan setiap orang yang mendengar bisa memahami dengan baik.


2Miliki Rasa Bangga Terhadap Diri Sendiri

terbuka dan transparan manajer inspiratif

Seni berbicara di hadapan banyak orang menuntut seseorang untuk lebih percaya diri. Dengan memiliki rasa bangga terhadap diri sendiri, Anda bisa lebih meningkatkan rasa percaya diri saat akan mulai berbicara.


3Nyaman dengan Materi yang Akan Disampaikan

3 Alasan Pentingnya Melakukan Financial Check Up Sejak Dini (3)

Selanjutnya, Anda harus percaya dengan kualitas materi yang akan disampaikan. Saat percaya dengan materi yang akan disampaikan, maka orang yang menyimak paparan materi tersebut akan lebih mudah setuju dengan Anda.


4Bersikap Santai

6 Tips Agar Anda Bisa Memberikan Presentasi Secara Profesional

Saat pembicara bersikap santai, maka orang lain yang menyimak akan bersikap sama. Sikap santai yang ditunjukkan pembicara memungkinkan para pendengar untuk mengajukan pertanyaan untuk mengetahui lebih lanjut tentang materi tersebut.


5Memilih Kutipan

6 Tips Agar Anda Bisa Memberikan Presentasi Secara Profesional

Menggunakan kutipan orang lain yang berkaitan dengan materi Anda akan membuat pidato atau presentasi yang disampaikan terlihat lebih menarik.

Kutipan menjadi pesan yang sangat bermakna dan memungkinkan mereka untuk mengingat materi yang disampaikan dengan lebih mudah.


6Menjadi Diri Sendiri

5 Cara Menggunakan Gestur Tangan Saat Sedang Presentasi, Ini Cara Memulainya! (5) - 5 Alasan Introvert Bisa Menjadi Pemimpin Bisnis yang Luar Biasa

Jangan pernah meniru cara berbicara dan sikap orang lain, miliki orisinalitas saat menjadi pembicara atau akan berpidato di hadapan banyak orang.

Menjadi diri sendiri memungkinkan pidato atau presentasi yang disampaikan di hadapan banyak orang jauh lebih efektif daripada Anda meniru cara bersikap dan cara orang lain berbicara.

Dengan menerapkan 6 tips sebelum memulai pidato di atas, diharapkan Anda bisa berbicara di hadapan banyak orang dengan lebih efektif.

Hal yang penting untuk dilakukan adalah teruslah berlatih dan kembangkan keterampilan berbicara di hadapan banyak orang dengan mengikuti pelatihan dan pendidikan.

Pendidikan yang diikuti memungkinkan Anda meningkatkan keterampilan saat akan berpidato atau melakukan presentasi di hadapan banyak orang.

Bukankan mengikuti pendidikan membutuhkan biaya yang harus dikeluarkan?

Memang benar, namun Anda tidak perlu merasa khawatir dengan masalah tersebut. Saat ini telah tersedia pinjaman dana khusus pendidikan yang bisa dimanfaatkan.

KoinPintar menawarkan pinjaman dana  dengan suku bunga rendah mulai dari 0,75% per bulan. Dengan suku bunga yang rendah, Anda tidak akan merasa berat saat harus membayar angsuran pinjaman setiap bulannya.

Tidak hanya itu saja kemudahan yang akan didapatkan, masa pembayaran pinjaman juga bisa dilakukan sampai dengan 12 bulan ke depan.

Beberapa kemudahan di atas dapat terjadi karena KoinPintar berfokus untuk membantu masyarakat mendapatkan pendidikan dan keterampilan yang berkualitas tanpa perlu khawatir dengan biaya pendidikan yang mahal.

Hal lain yang perlu diingat adalah bagi Anda yang ingin mengikuti pendidikan formal juga bisa memanfaatkan dana pinjaman dari KoinPintar.

Mulai saat ini, jangan lagi menjadikan biaya pendidikan yang mahal sebagai kendala untuk tidak mengikuti pendidikan yang berkualitas.

Mengasah keterampilan komunikasi dan teknik public speaking memungkinkan Anda bisa menjadi seorang pembicara yang hebat dan efektif.

Semoga pembahasan di atas bisa memberikan banyak manfaat untuk Anda semua yang telah membacanya. Silahkan bertanya kepada kami melalui kolom komentar, jika ada pertanyaan yang ingin ditanyakan berkaitan dengan topik di atas

Teknik dasar pidato


komunikasi verbalTips Public Speaking bagi Pemula: Teknik Dasar Pidato, Berbicara di Depan Orang Banyak.

PUBLIC Speaking adalah berbicara di depan orang banyak (audiens, hadirin) untuk menyampaikan informasi, ajakan, atau menghibur.

Demikian salah satu definisi atau pengertian public speaking sebagaimana dikutip Wikipedia:

Public speaking (also called oratory or oration) is the process or act of performing a speech to a live audience. This type of speech is deliberately structured with three general purposes: to inform, to persuade and to entertain. (Wikipedia)

Public Speaking identik dengan pidato, berbicara di depan umum. Secara bahasa, public speaking artinya pembicaraan publik, yakni berbicara di depan orang banyak.

Public Speaking hakikatnya adalah komunikasi lisan atau komunikasi verbal, yakni berbicara untuk menyampaikan pesan kepada lebih dari satu orang.

Kunci sukses public speaking adalah kejelasan berbicara, penguasaan materi, dan pengenalan audiens.

Dengan ketiga faktor mendasar dalam public speaking tersebut, seorang public speaker dapat menyampaikan pesan yang mudah dipahami dan diterima audiens.

Dasar-Dasar Public Speaking

Berikut ini Dasar-Dasar Public Speaking (Public Speaking: Te Basics) sebagaimana disadur dari laman University of Pittsburgh.

Teknik dasar pidato atau public speaking menyangkut tiga hal mendasar: audiens, acara, tujuan.

Komunikasi, lisan dan tulisan, selalu menekankan pentingnya memperhatikan audiens.

Kita harus berbicara dan menulis sesuai dengan kondisi audiens –tingkat pendidikan, status sosial, usia, latar belakang budaya, kepentingan, ketertarikan (minat).

Public speaking berlangsung dalam satu kesempatan dengan audiens yang hadir, berkumpul, dalam acara atau tempat yang sama.

Sebelum tampil di mimbar, seorang pembicara harus mengenali audiensnya. Pengenalan hadirin ini penting untuk menentukan tema, pilihan kata, istilah, bahkan gaya bicara.

Public Speaker juga harus menyadari di acara apa ia berbicara: pelatihan, pernikahan, perayaan ulang tahun, peresmian, acara formal, dll.

Dengan menyadari momentum saat berbicara, seorang public speaker bisa menentukan gaya bicara: formal, informal, serius, penuh canda, gaya ngobrol, atau gaya instruktur (trainer).

Pembicara juga harus menyadari tujuan pidatonya: menyampaikan informasi, mengajak, atau menghibur.

Persiapan menjadi kunci sukses public speaking. Siapkan materi pembicaraan, seperti poin utama dan poin penting yang akan disampaikan.

Kontak Mata & Gerakan Tangan

Public speaking juga menyangkut bahasa tubuh (body language) yang ditampilkan saat berbicara.

Bahasa tubuh terpenting adalah kontak mata (eye contact) dan posisi atau gerakan tangan.

Kontak Mata Public Speaking

Pembicara harus mengarahkan pandangan kepada audiens, melihat ke arah hadirin, karena ia sedang berbicara dengan mereka.

Eye Contact = the act of looking directly into one another's eyes.

Public Speaker pemula biasanya bermasalah dengan kontak mata. Ia tidak sanggup menatap hadirin karena grogi, gugup, atau nervous.

Tips: jika tidak berani menatap mata hadirin, maka tataplah ATAS KEPALA mereka!

Posisi tangan juga jadi masalah bagi speaker pemula. Karena gugup, pembicara seringkali menyilangkan tangan di depan "anunya", menyimpan tangan di belakang (seperti "gendong tuyul"), mengusap-usap lengan, bahkan memasukkan tangan ke saku!

Kedua tangan akan bergerak "spontan" jika disimpan di tempat yang tepat, yakni di samping badan saat belum digunakan.

posisi tangan awal

Jadi, awali posisi tangan di samping badan. Bisa juga meniru gaya presenter seperti dalam gambar berikut ini:

posisi-tangan-presenter-tv

Demikian ulasan ringkas tentang teknik dasar pidato atau tips public speaking bagi pemula.